Sebelum lebih jauh mempelajari bab ini kita perlu sekali mengenal beberapa istilah yang akan sangat membantu dalam memahami bab statistika ini secara utuh.
A. Pengertian Statistika
Statistika adalah ilmu yang merupakan cabang matematika terapan yang membahas metode-metode ilmiah tentang tata cara mengumpulakan dan mengelompokkan data, menyusun dan menyajikan data, sampai pada mengambil kesimpulan yang sahih sehingga keputusan yang diambil dapat diterima.
Dari uraian diatas secara umum statistika dibagi dua macam.
a. Statistika Deskriptif yang meliputi kegiatan mengumpulkan dan mengelompokkan data serta menyusun dan menyajikan data ke dalam bentuk yang mudah dimengerti dan dipahami.
b. Statistika Inferensial yang meliputi kegiatan menyimpulkan dan meramalkan kondisi dari data yang diperoleh.
c. Nilai-nilai ukuran data yang didapatkan dari perhitungan seperti rataan, median, modus, kuartil, jangkauan dan lain-lain merupakan nilai statistik. Pada pembahasan ini kita hanya akan mempelajari statistika deskriptif.
Perbedaan Statistika dan Statistik
Statistika mengacu kepada ilmunya, sedangkan statistik adalah data yang dikumpulkan.
Pengertian Populasi dan Sampel
Misalnya seorang bagian Quality Control suatu pabrik sepatu ingin mengetahui berapa persen produknya yang mengalami cacat produksi. Untuk itu ia tidak mungkin mengamati keseluruhan sepatu yang diproduksi pabrik itu. Akan tetapi ia akan memilih beberapa sepatu untuk diteliti. Beberapa sepatu yang dipilih untuk diteliti disebut sample sedangkan keseluruhan sepatu yang diproduksi pabrik tersebut disebut populasi.
Pada saat pengambilan sample ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar sample tersebut memberikan gambaran dari populasi.
a. Ukuran sample.
Jika sample terlalu sedikit maka ada kemungkinan sample tidak mempresentasikan populasi secara benar. Sample juga jangan terlalu besar karena sample yang besar akan memerlukan waktu tenaga dan biaya yang besar pula.
b. Metode pengambilan sample.
Perlu diingat bahwa pengambilan sample dilakukansecara acak (random). Artinya tiap objek dalam populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk terpilih sebagai sample.
Pengertian Datum dan Data
Misalnya kita melakukan pengamatan terhadap hasil ulangan matematika 10 orang siswa.
Hasilnya sebagai berikut
6 8 6 5 7 6 5 9 10 10
Angka-angka 6, 8, 6, …, 10 masing-masing disebut Datum. Datum berarti data tunggal.
Keseluruhan angka-angka tersebut disebut Data. Data berarti kumpulan datum (banyak datum).
Jadi datum merupakan informasi yang di dapat dari pengamatan terhadap objek. Datum dapat berupa angka atau lambang.
Sedangkan data adalah kumpulan dari datum-datum secara keseluruhan.
Jenis-Jenis Data
Berdasarkan jenisnya data dikelompokkan menjadi dua macam.
a. Data Kuantitatif
Data kuantitatif adalah data yang menunjukkan ukuran objek yang diamati. Karena berupa ukuran maka data kuantitatif disajikan dalam bentuk angka atau bilangan.
Data kuantitatif dibagi dua macam.
- Data Diskrit yaitu data yang diperoleh dengan cara menghitung banyak objek yang diamati. Misalnya data tentang banyaknya anak SMA kelas XII yang tidak lulus UAN.
- Data Kontinu yaitu data yang diperoleh dengan cara mengukur objek yang diamati. Misalnya data tentang tinggi badan anak SMA kelas XII IPA.
b. Data Kualitatif
Data kualitatif adalah data yang menunjukkan keadaan fisik suatu objek yang diamati.
Data kuantitatif dibagi menjadi dua macam.
- Data Nominal yaitu data yang memerlukan sub bagian untuk melengkapi deskripsi data. Contoh : warna kulit => coklat, kuning langsat, dan hitam.
- Data Ordinal yaitu data yang memerlukan pemeringkatan untuk mendiskripsikan data. Contoh : kecepatan siswa dalam mengerjakan soal => cepat, sedang dan lambat.
B. Penyajian Data
Berikut ini adalah cara umum dalam menyajikan data statistik
- Diagram Batang. Diagram batang umumnya digunakan untuk menggambarkan perkembangan nilai suatu objek penelitian dalam kurun waktu tertentu. Diagram batang menunjukkan keterangan-keterangan dengan batang-batang tegak atau mendatar dan sama lebar dengan batang-batang terpisah.
- Diagram Garis. Penyajian data statistik dengan menggunakan diagram berbentuk garis lurus disebut diagram garis lurus atau diagram garis. Diagram garis biasanya digunakan untuk menyajikan data statistik yang diperoleh berdasarkan pengamatan dari waktu ke waktu secara berurutan.
- Diagram Lingkaran. Diagram lingkaran adalah penyajian data statistik dengan menggunakan gambar yang berbentuk lingkaran. Bagian-bagian dari daerah lingkaran menunjukkan bagian-bagian atau persen dari keseluruhan. Untuk membuat diagram lingkaran, terlebih dahulu ditentukan besarnya persentase tiap objek terhadap keseluruhan data dan besarnya sudut pusat sektor lingkaran.
- Tabel Distribusi Frekuensi Data Berkelompok (Next)
- Histogram (Next)
- Ogive (Next)
Contoh Penyajian Data
Diberikan sejumlah data seperti di bawah.
Daftar Berat Badan 60 siswa SMAN 4 Luwu Utara
43, 40, 42, 42, 43, 44, 41, 44, 43, 42, 42, 43,
41, 40, 40, 44, 41, 40, 42, 42, 44, 43, 40, 40,
43, 44, 44, 41, 41, 41, 41, 42, 43, 44, 43, 43,
41, 43, 41, 42, 43, 41, 43, 42, 43, 41, 43, 44,
41, 43, 42, 42, 42, 42, 44, 43, 42, 42, 43, 43.
Data di atas akan kita sajikan dalam bentuk diagram lingkaran, batang, dan garis. Sebelumynya, untuk mempermudah prosesnya, kita buat data di atas ke dalam tabel distribusi frekuensi seperti terlihat pada tabel di bawah.
Tabel Distribusi Frekuensi
Data 60 berat badan di atas dapat diubah menjadi tabel distribusi frekuensi data tunggal sebagai berikut.

Dengan menggunakan tabel frekuensi di atas, kita akan membuat penyajian data dalam bentuk diagram lingkaran, batang, dan garis. Penyajian data pertama yang akan dibahasa adalah diagram lingkaran.
1. Diagram Batang
Penyajian data ke dalam bentuk diagram batang hanya perlu menyesuaikan keterangan data dan banyak data pada masing-masing sumbu x dan y. Selanjutnya, digambar batangnya sesuai data yang diketahui.
Penyajian data dalam bentuk diagram batang dapat dilihat pada gambar di bawah.

2. Diagram Garis
Cara menyajikan data dalam bentuk diagram garis hampir sama dengan diagram batang. Bedanya terletak pada langkah akhirnya. Pada diagram batang hasil akhinya adalah menggambar batangnya. Pada diagram garis, hanya perlu menarik garis dari titik-titik yang telah disesuaikan dengan data yang diketahui.
Hasil penyajian data dalam bentuk diagram garis dapat dilihat pada gambar di bawah.

3. Diagram Lingkaran
Penyajian dalam bentuk lingkaran dibedakan menjadi dua, yaitu dalam bentuk derajat dan persen. Untuk menyajikan data dalam bentuk lingkaran dalam bentuk derajat,kamu perlu merubah banyak data sesuai perbandingan dalam derajat. Begitu juga untuk penyajian data bentuk diagram lingkaran dalam persen. Kamu perlu merubah banyak data ke dalam persen.
Perhatikan proses penyajian data dalam bentuk lingkaran dalam derajat dan persen yang akan dibahas di bawah.
Diagram Lingkaran dalam Derajat
Perhitungan banyaknya data ke dalam derajat:
Setelah mendapatkan data dalam bentuk derajat seperti data di atas, buatlah diagarm lingkaran yang sesuai seperti terlihat pada gambar di bawah.
Gambar diagram lingkaran:

Diagram Lingkaran dalam Persen (%)
Perhitungan banyaknya data ke dalam persen:
Setelah mendapatkan data dalam bentuk derajat seperti data di atas, buatlah diagarm lingkaran yang sesuai seperti terlihat pada gambar di bawah.
Gambar diagram lingkaran:

Ulasan materi penyajian data selanjutnya adalah penyajian data dalam bentuk diagram batang.
Contoh Soal dan Pembahasan
Contoh 1 :
Diagram lingkaran berikut menunjukkan kegemaran 300 siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di suatu sekolah.

Banyak siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler drama adalah ….
A. 30 orang
B. 35 orang
C. 40 orang
D. 45 orang
Pembahasan:
Persentase siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler drama adalah
Banyak siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler drama adalah
Jadi, banyak siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler drama adalah 45 orang.
Jawaban: D
Contoh 2 :
“Pengunjung Perpustakaan”
Suatu hari Ani menemukan sobekan koran yang memuat data pengunjung perpustakaan berupa gambar diagram batang sebagai berikut.

Rata-rata Pengunjung 41 Orang Selama Lima Hari.
Informasi yang ada pada koran tersebut menunjukkan data pengunjung perpustakaan selama 5 hari. Ani penasaran ingin tahu tentang banyak pengunjung pada hari Rabu. Tolong bantu Ani, berapa banyak pengunjung pada hari Rabu?
A. 55 orang
B. 60 orang
C. 65 orang
D. 70 orang
Pembahasan:
Banyak pengunjung:
Senin = 45 orang
Selasa = 40 orang
Rabu = x orang
Kamis = 30 orang
Jumat = 20 orang
Rata-rata pengunjung 41 orang selama lima hari.
Jadi, banyak pengunjung pada hari Rabu adalah 70 orang.
Jawaban: D
Saya sudah baca pak
Sya sudah baca pak
Saya sudah baca pak
Saya sudah baca pak
Saya sudah baca pak
Sya sdh bca pak
Sya sudah Baca pak
Saya sdh baca pak
Saya suda baca pak
Saya sudah baca pak
Saya sudah baca pak
Saya sudah baca pak
Sya sdh baca pak
Alhamdulillah saya sudah baca pak
Saya sdh baca pak
Saya sdh baca pak
Saya sudah baca pak
Saya sdh baca pak
Saya sudah baca pak
Saya sudah baca materinya pak
Saya sudah baca pak
Saya sudah baca pak
Saya sudah baca pak
Puji tuhan materi hari ini saya paham
Trimakasih materinya pak
Saya sudah baca materinya dari awal sampai akhir pak