Sebelumnya kita sudah membahas tentang Barisan Aritmetika, maka kali ini kita akan membahas tentang Deret Aritmetika.
██████████
Instruksi Cara Belajar :
- Baca lambat-lambat saja. Ini BUKAN Lomba Siapa Cepat Selesai Membaca. INI BELAJAR!!
- Pastikan kamu memahami kalimat yang tertulis, sebelum lanjut ke kalimat berikutnya.
- Baca 1 kalimat, pahami. Baca 1 kalimat, pahami. Jika belum paham, silakan ulangi 2 hingga 3 kali.
- Jika masih belum paham setelah berkali-kali baca, boleh di-lewati, tapi nanti tanyakan.
- Pastikan kamu dapat pengetahuan baru setelah membaca halaman ini. Jika tidak ada pengetahuan baru, berarti ada yang salah dengan cara membacamu.
██████████
5. Deret Aritmetika
Jika $1, 3, 5, 7, 9, \cdots$ disebut sebagai barisan aritmetika, maka kita mengenal penjumlahan $1 + 3 + 5 + 7 + 9 + \cdots$ sebagai Deret Aritmetika.
Jumlah n Suku Pertama
Dalam deret artimetika, jumlah $n$ suku pertama disimbolkan dengan $S_n$.
Misalnya, jumlahkan 6 suku pertama dari deret $1 + 3 + 5 + 7 + 9 + \cdots$
Kita sudah tahu dari deret ini bahwa :
$U_1 = 1$
$U_2 = 3$
$U_3 = 5$
$U_4 = 7$
$U_5 = 9$
$U_6 = 11$
maka untuk menghitung jumlah 6 suku pertamanya, kita tulis :
$\begin{aligned}S_6 &= U_1 + U_2 + U_3 + U_4 + U_5 + U_6 \\ &= 1 + 3 + 5 + 7 + 9 + 11 \\ &= 36 \end{aligned}$
Nah, bagaimana jika kamu diminta untuk menghitung jumlah 100 suku pertama pada deret $1 + 3 + 5 + 7 + 9 + \cdots$ ?
Kita dapat menggunakan rumus untuk menghitung hal tersebut.
Rumus untuk jumlah $n$ suku pertama pada deret aritmetika adalah sebagai berikut :
$\boxed{S_n = \frac{n}{2} (U_1 + U_n)}$
Atau jika $U_n$ tidak dihitung/ tidak diketahui, dapat menggunakan rumus:
$\boxed{S_n = \frac{n}{2} . (2U_1 + (n – 1)b)}$
Contoh 1 :
Tentukan jumlah 20 suku pertama dari deret arimetika $6 + 11 + 16 + 21 + \cdots$!
Jawab :
Diketahui :
$U_1 = 6 \to$ $U_1$ atau $a$ adalah suku pertama pada deret.
$b = 11 – 6 = 5 \to$ $b$ adalah Beda, yaitu $U_2 – U_1$
$n = 20$
Ditanyakan :
$S_{20} = \cdots$?
Penyelesaian :
Karena kita tidak mengetahui $U_{20}$ yang diperlukan pada rumus $S_n = \frac{n}{2} (U_1 + U_n)$,
Maka kita akan menggunakan rumus $S_n = \frac{n}{2} . (2U_1 + (n – 1)b)$.
Ganti nilai $U_1 = 6, b = 5, n = 20$ pada rumus menjadi …
$\begin{aligned}S_n &= \frac{n}{2} (2U_1 + (n – 1)b) \\ S_{20} &= \frac{20}{2} . (2(6) + (20 – 1)5) \\ &= 10 . (12 + (19)5) \\ &= 10 . (12 + 95) \\ &= 10 . (107) \\ &= 1.070 \end{aligned}$
Jadi, jumlah $20$ suku pertama pada deret $6 + 11 + 16 + 21 + \cdots$ adalah $1.070$.
6. Barisan Aritmetika Bertingkat
Perhatikan barisan aritmetika berikut
$1, 2, 4, 7, 11, 16, \cdots$
Apakah ini adalah barisan aritmetika?
Jika diamati sepintas, maka beda barisan ini tidak sama.
Tapi coba amati lebih fokus, maka kamu akan temukan hal berikut ini …

Barisan seperti inilah yang disebut sebagai Barisan Aritmetika Bertingkat.
Bagaimana cara menentukan suku ke-$n$ pada barisan ini?
Perhatikan …
$U_1 = 1$
$U_2 = 1 + 1$
$U_3 = 1 + (1 + 2)$
$U_4 = 1 + (1 + 2 + 3)$
$U_5 = 1 + (1 + 2 + 3 + 4)$
$U_6 = 1 + (1 + 2 + 3 + 4 + 5)$
Kalau begitu,
$U_n = 1 + (1 + 2 + 3 + 4 + 5 + \cdots + (n – 1)$
Jika diperhatikan, bentuk $(1 + 2 + 3 + 4 + 5 + \cdots + (n – 1)$ sebenarnya adalah jumlah $n – 1$ suku pertama pada deret aritmetika, dengan $U_1$ atau $a = 1$ dan $b = 2 – 1 = 1$
Kalau bentuk $U_n = 1 + (1 + 2 + 3 + 4 + 5 + \cdots + (n – 1)$ digeneralisir, akan menjadi …
$\begin{aligned}U_n &= 1 + (1 + 2 + 3 + 4 + 5 + \cdots + (n – 1) \\ U_n &= U_1 + S_{n-1} \\ U_n &= U_1 + \frac{n-1}{2}(2a + (n – 1 – 1) b) \\ U_n &= U_1 + \frac{n-1}{2}(2a + (n – 2) b) \end{aligned}$
Rumus menentukan Suku ke-$n$ pada barisan aritmetika bertingkat adalah
$\boxed{U_n = U_1 + \frac{n-1}{2}(2a + (n – 2) b)}$
Contoh 2 :
Tentukanlah suku ke-10 pada barisan $1, 2, 4, 7, 11, 16, \cdots$
Jawab :
Diketahui :

$U_1 = 1 \to$ Suku pertama barisan ini adalah 1.
$a = 1 \to$ $a$ adalah suku pertama pada beda barisan.
$b = 2 – 1 = 1 \to$ $b$ adalah beda yg tetap, yaitu $U_2 – U_1$.
$n = 10 \to$ Suku yang akan ditemukan adalah suku ke-10.
Ditanyakan :
$U_{10} = \cdots ?$
Penyelesaian :
Karena ini adalah barisan aritmetika bertingkat, maka kita akan menggunakan rumus $U_n = U_1 + \frac{n-1}{2}(2a + (n – 2) b)$ dengan mengganti nilai $U_1 = a = 1, b = 1, n = 10$.
Ditulis,
$\begin{aligned}U_n &= U_1 + \frac{n-1}{2}(2a + (n – 2) b) \\ U_{10} &= 1 + \frac{10-1}{2}(2(1) + (10 – 2) 1) \\ &= 1 + \frac{9}{2}(2 + (8)1) \\ &= 1 + \frac{9}{2} (2 + 8) \\ &= 1 + \frac{9}{2} (10) \\ & = 1 + \frac{90}{2} \\ &= 1 + 45 \\ &= 46 \end{aligned}$
Jadi, suku ke-10 pada barisan $1, 2, 4, 7, 11, 16, \cdots$ adalah $46$.
Contoh 3 :
Tentukan suku ke-31 barisan $3, 4, 7, 12, 19, \cdots$!
Jawab :
Kita perhatikan pola barisan tersebut

Untuk menentukan $U_1, a, b$ perhatikan gambar ini

Dari gambar di atas ini diketahui :
$U_1 = 3$
$a = 1$
$b = 2$
Ditanyakan :
$U_{31} = \cdots?$
Penyelesaian :
$\begin{aligned}U_n &= U_1 + \frac{n-1}{2}(2a + (n – 2) b) \\ U_{31} &= 3 + \frac{31-1}{2}(2(1) + (31 – 2) 2) \\ &= 3 + \frac{30}{2}(2 + (29)2) \\ &= 3 + 15 . (2 + 58) \\ &= 3 + (15 . 60) \\ & = 3 + 900 \\ &= 903 \end{aligned}$
Jadi, suku ke-31 barisan $3, 4, 7, 12, 19, \cdots$ adalah $903$.
Nah, materi barisan dan deret artimetika sudah selesai.
Untuk memperkuat pemahamanmu tentang barisan dan deret artimetika, silakan download dan lihat pembahasan soal berikut …
- Download PDF Soal $\gg$ https://drive.google.com/file/d/13Ksv2o41O08CgyY-CfGErOh4-2JyqOqr/view
- Pembahasan Soal $\gg$ https://mathcyber1997.com/soal-dan-pembahasan-barisan-dan-deret-aritmetika/
Selamat belajar …
3pattiokgame is really addictive. Been playing way longer than I expected. Check them out! 3pattiokgame
Just tried 73betcomlogin and it’s pretty slick! Easy to navigate and the games are actually fun. Definitely worth checking out. 73betcomlogin
Bet43, huh? Signed up the other day. Registration was smooth and so far, so good with the betting options. Let’s see how lucky I get! bet43